Informasi tentang Gashuku Puncak & Grading 2016

Seperti yang sudah di informasikan, bahwa akan diadakan Gashuku di Kyudokan Dojo, Puncak Bogor pada tanggal 16-17 Januari 2016. Gashuku ini di khususkan untuk kenshin Jakarta dan Bandung, tetapi juga terbuka untuk kenshin dari daerah lain yang merupakan anggota dari IKA.

Selain itu juga akan diadakan Grading di Jakarta Japanese School pada tanggal 23 Januari 2016.

Demikian info yang bisa di sampaikan, untuk informasi lebih lanjut bisa ditanyakan pada pengurus dojo masing-masing regional, atau kepada pengurus IKA. Terimakasih.

Gashuku Penutup Tahun

Ini adalah rangkaian terakhir dari event yang diadakan oleh IKA, Gashuku Jakarta. Banyak event yang diadakan oleh IKA dalam tahun ini, salah satu nya mengikuti World Kendo Championship di Jepang pada bulan Mei kemarin dan event tahunan seperti Turnamen Nasional dan Matsuri Kendo tournament bekerja sama dengan kedutaan Jepang di Indonesia. Nah, untuk event gashuku kali ini agak berbeda dari gashuku sebelum-sebelumnya. Selain materi yang diajarkan, juga peserta yang mengikuti. Peserta yang datang ada beberapa perwakilan dari semua dojo yang bernaung dalam anggota IKA seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Medan, Surabaya, dan Malang, dan juga beberapa warga negara Jepang.
12357213_10153791596612943_1963430875794372569_o
Hari pertama Gashuku diisi dengan materi kihon. Pada awal latihan, para peserta diwajibkan shomen suburi dengan tsuri ashi sebanyak 500 kali. Jadi dari ujung ke ujung lapangan, semua melakukan shomen uchi yang benar. Hal ini lumayan membuat berkeringat para peserta, meski ruangan saat itu dibantu dengan dingin nya AC. Setelah itu berlanjut pada pemanasan dimana yang melatih selama gashuku itu adalah Shiota sensei dan Ban sensei dengan diawasi Minami sensei. Para kenshin Indonesia pasti sudah kenal dengan nama Shiota sensei yang mempunyai teknik-teknik bagus dalam kendo, jadi ini merupakan kesempatan langkah. Setelah pemanasan, berlanjut pada latihan kihon. Kihon merupakan pondasi penting dalam kita belajar kendo, jadi jangan heran jika setiap kali Gashuku atau latihan bersama sensei baik itu seminar atau apapun, pasti akan diajarkan hal dasar ini. Latihan kihon dimulai dari ashi sabaki, atau latihan kaki dalam hal ini kuda-kuda. Mulai dari tsuri ashi maju, mundur, balik badan, semua diajarkan. Kemudian berlanjut pada pukulan-pukulan seperti Men uchi, Kote uchi, Do uchi, Kote men, tsuki dengan berbagai macam variasi. Dalam sesi pertama ini, tak lupa juga Shiota sensei mengajarkan bagaimana kita bisa belajar mengontrol shinai kita. Suatu hal yang kadang kita lupakan, tapi ini sangat penting. Untuk bisa mengontrol shinai kita, diperlukan juga pergelangan yang kuat.

Setelah istirahat, masuk pada sesi kedua. Pada sesi ini banyak belajar waza, aplikasi dari kihon yang kita pelajari tadi. Banyak sekali waza yang diajarkan, dan setiap waza harus dapat poin pada setiap pukulan, jika tidak sudah ada hukuman menanti, yaitu uchikomi men 6 kali. hehehe,,,,, Pada sesi ini banyak yang tumbang, mungkin karena sesi pertama tadi sudah menguras banyak energi. Kemudian gashuku hari pertama ditutup dengan godou geiko dengan para sensei dan setelahnya adalah acara dinner bersama seluruh peserta gashuku. Acara dinner digunakan untuk bersenang-senang dan share dengan sesama kenshin, ada yang ketawa-ketiwi bercanda, gossip, modus, kenalan, bahkan ada yang adu panco dengan para sensei. Acara ini benar-benar membuat refreshing setelah seharian “bersenang-senang” di dojo, rasa capeknya seketika hilang begitu saja, tetapi kembali lagi setelah kita istirahat di penginapan atau di rumah. hehehe…
12357117_10153791600022943_7415187153016675225_o
Gashuku hari kedua lagi-lagi diawali dengan shomen suburi sebanyak 300 kali, kembali “mengepel” lantai dojo. Selain itu juga materi tsuri ashi juga ada, ini untuk melatih langkah kita. Dan kemudian pengulangan beberapa kihon yang diajarkan pada gashuku hari pertama untuk kemudian ada materi shiai geiko. Untuk materi ini, dibagi beberapa kelas berdasarkan grade dan kemampuan. Ada 4 group yang dimana setiap anggotanya harus bertanding dengan sistem ippon shobu. Dari satu group itu diambil 3 besar untuk mengikuti tournament kecil-kecil an masih dengan sistem ippon shobu. Dan yang keluar jadi pemenang adalah Ukuda sensei. Setelah acara tersebut, diadakan lagi godou geiko bersama para sensei sebagai rangkaian penutup acara gashuku.
12339652_10153791592062943_7030819258399863991_o
Kesan dan pesan pada gashuku ini adalah ini adalah gashuku yang berbeda dari gashuku-gashuku sebelumnya. Pada gashuku ini banyak belajar tentang teknik dalam kendo dan untuk diri sendiri. Selain itu ikut sertanya para kenshin dari seluruh dojo, membuat gashuku semakin berwarna dan para sensei bisa melihat bagaimana perkembangan para kenshin di daerah lain. Untuk pesan, mungkin kedepannya bisa para kenshin yang masih muda bisa mengikuti event seperti ini, sehingga ilmu bisa langsung di dapat sendiri dan saling kenal anggota dari luar daerah. Jangan takut ikut gashuku, jika latihan keras, itu wajar karena gashuku untuk membentuk kita menjadi lebih baik dan lebih mengasah lagi skill kita dalam kendo.

Demikian tulisan tentang gashuku jakarta… terimakasih, sampai berjumpa lagi. 🙂

12339436_10153792732092943_6814334621046841500_o
12377963_10153791592332943_6317029306468737497_o
12341460_10208374496108009_7545231268464230925_n

Credit photo by Negla senpai (via facebook)

Suburi

Setiap akan memulai latihan, selalu ada sesi pemanasan yaitu suburi atau yang berarti mengayun. Dalam kendo, ada beberapa macam suburi, antara lain :

  1. katate-suburi(片手素振り?)

Ini adalah suburi yang lumayan berat, karena kita harus memegang shinai dengan satu tangan, yaitu tangan kiri yang buat sebagain besar kenshin adalah tangan yang lemah. Katate-suburi ini berfungsi sebagai acuan kita dalam memukul lurus lawan dan juga melatih pergelangan tangan supaya lebih fleksibel dalam memukul. Selain itu membiasakan kita memakai tenaga tangan kiri dalam memukul.

 

  1. haya-suburi(速素振り?)

Suburi satu ini biasa dilakukan pada akhir pemanasan. Suburi dengan melangkah secara cepat dengan pukulan shomen uchi ini juga berfungsi untuk menyelaraskan pukulan dan langkah kaki kita di posisi berjalan atau gerakan cepat. Terkadang gerakan suburi ini disebut choyaku-men.

 

  1. chōyaku-suburi(跳躍素振り?)

Berbeda lagi dengan suburi ini, suburi satu ini mengharuskan kita meloncat sambil memukul shomen. Lumayan buat pegal juga sih, tapi ini untuk menyelaraskan pukulan dan loncatan kita agar sama.

 

  1. jōge-suburi(上下素振り?)

Ada macam – macam suburi untuk membantu membuat fleksibel pergelangan tangan kita, salah satunya adalah joge suburi ini. Gerakan joge suburi adalah mengayun dari belakang sampai hampir menyentuh tanah, atau setinggi lutut kaki.

 

  1. naname-suburi(斜め素振り?)

Ini adalah suburi dengan pukulan diagonal ke arah dou lawan, dan pukulan dimulai dari sebelah kiri.

 

6.shōmen-suburi (正面素振り?)

Kalau suburi satu ini sudah tidak asing lagi, ini adalah ayunan ke arah kepala atau men.

 

  1. zenshin-kōtai-shōmen-suburi(前進後退正面素振り?)

Ini adalah suburi yang sama dengan shomen suburi, tetapi dilakukan sambil melangkah ke depan, lalu kembali ke belakang.

 

  1. sayū-men-suburi(左右面素振り?)

Jika tadi katate suburi adalah untuk melatih tangan kiri, kini adalah suburi untuk melatih tangan kanan. Cara nya adalah dengan mengayunkan shinai ke kenan kiri dengan kekuatan tangan kanan kita.

Suburi ini biasanya dilakukan sebanyak 10 set sebelum memulai latihan atau bisa juga 100 kali ayunan setiap latihan, terutama untuk naname suburi dan haya suburi.  Naname suburi berguna juga untuk membantu kita memukul dou lawan, dan haya suburi untuk membantu menambah stamina kita dalam berlatih.

Seperti kata sensei, suburi ini sangat membantu perkembangan skill kendo kita,karena itu setiap kenshin diwajibkan melakukan suburi di rumah secara intens setiap hari.

Tertarik mencoba ? silahkan….. hehehe…