Kendo Yogyakarta open recuritment !!

Kendo Yogyakarta sedang open recruitment untuk bulan November. Buat teman-teman yang berdomisili di Yogyakarta, dan berminat untuk berlatih jalan pedang ini, bisa langsung pada jadwal dan tempat latihan Kendo Yogyakarta.

14566382_1088825724519604_6132554910519689414_o

– Selasa & Kamis di HPB Gym lantai 3 (jalan solo Km 6,5 no 31 / sebelah Parsley) pada pukul 18.30 – 20.00 WIB

– Minggu di GSP UGM (lobi timur) pada pukul 07.00 – 10.00 WIB

buat info lebih jelas, bisa lihat di Facebook page : Kendo Jogja

atau Contact Person yang tertera di poster.

East Java Kendo Tournament 2016

East Java Kendo Tournament 2016
East Java Kendo Tournament 2016

Grading & East Java Kendo Tournament 2016 sudah selesai.

Berikut hasilnya :

Woman Division :
1st Place : Kuniyoshi Takumi (SKA)
2nd Place : Putri Octavia (JKA)
3rd Place : Rien Annisa (PMKC)

Men Kyu Division :
1st Place : Arief Budiono W. (SKA)
2nd Place : Auliya Zuhri H. (PMKC)
3rd Place : Afidata Hilman S. (MKA)

Dan Division :
1st Place : Tesar Praditya (SKA)
2nd Place : Teddy Martono (MKA)
3rd Place : Suzuki (SKA)

Team Match Division :
1st Place : YKA – JKA
2nd Place : SKA A
3rd Place : YKA/MKA/SKA

Best Fighting Spirit Awards :
1. Kunayoshi Emi (SKA)
2. Raditya Arya (MKA)
3. Kharis Rusyasin (MKA)

Selamat buat para pemenang, semoga bisa mempertahankan prestasinya. Dan bagi yang belum beruntung, berusaha lagi buat hasil yang terbaik di tahun depan. Sampai bertemu di EJKT ke 6, 2017.

Hasil Asean Kendo Tournament 2016

13584663_1294554690562529_5070117855645226484_o
Berikut ini adalah hasil dari Asean Kendo Tournament (AKT) ke 11 pada tahun 2016 yang diadakan pada tanggal 9 – 10 Juli 2016 bertempat di Universitas Suansunandha Rajbhat Bangkok. Pada kejuaraan kali ini wakil dari Indonesia berhasil mendapatkan juara ke 3 di kelas Men Individual atas nama Erman Ardie.

Berikut ini hasil lengkap nya :

Woman Individual Tournament :
1st Place  : Phrawedow CHATAMRA (THA19)
2nd Place : Aimi MOHAMMAD SABRI (MAY17)
3rd Place  : Gin Jing CHING (MAY21) & Daphne Suyi WONG (SIN15)

Men Individual Tournament :
1st Place  : Oliver NG (SIN4)
2nd Place : Masayuki SHII (THA4)
3rd Place  : Erman Ardianto (INA8) & Phanu PONGVANIT (THA9)

Woman Team Tournament :
1st Place  : SINGAPORE A
2nd Place : THAILAND A
3rd Place  : VIETNAM A & SINGAPORE B

Men Team Tournament :
1st Place  : VIETNAM A
2nd Place : THAILAND B
3rd Place  : SINGAPORE A & VIETNAM B

Best Fighting Spirit Award :

Individual Woman :
Phrauwduwen CHATAMRA (THA20)
Grace Liyun LIM (SIN20)
Neglasari MARTINI (INA12)
Weiyi WONG (SIN)

Individual Men :
Say Yong NG (SIN10)
Ha Manh NGUYEN (VIE4)
Sureshwaran KRISHNASAMY (SIN1)
Hong Quan KIEU (VIE5)

Woman Team :
Anthea LEE (SIN25)
Phraewdow CHATAMRA (THA19)
Linh NGUYEN (VIE24)
Reina CHAN (SIN17)

Men Team :
SUNARYO (INA7)
Chris MEYER (THA2)
Hieu TRAN (VIE12)
Hung NGUYEN (VIE6)

Sumber : https://www.facebook.com/11th-ASEAN-KENDO-Tournament-2016-Bangkok-Thailand-1238909529460379/?fref=ts

Delegasi Timnas Kendo Indonesia untuk AKT 11 Bangkok, Thailand

Credit Photo by AKT 11 page
Credit Photo by AKT 11 page

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya dan menjalani proses seleksi pada tanggal 23 April 2016 di Jakarta Japanese School. Berikut nama-nama anggota yang berhasil lolos dan berhak membawa nama Indonesia pada Asean Kendo Tournament 2016 di Bangkok, Thailand.

Wanita :                                                           

JKA :

Neglasari Martini

Isnaeni Arini

Elisa Meidiana Hartono

 

YKA :

Fiddina Mediola

 

SKA :

Derralita Heidi Nurhadi

Fildzah Mudzaddidah

 

Pria :

 

JKA :

Jesta Ghandama

Fransiscus Buntaran

Irsan Kusuma

Praditya Andika Putra

 

PMKC :

Auliya Zuhri Harahap

 

YKA :

Leo Indra Wardhana

 

MKA :

Sunaryo

Erman Ardianto

Teddy Martono

Khariz N. Rusyasin

 

Selamat buat para kenshin yang terpilih, semoga bisa memberikan hasil yang maksimal di pertandingan tersebut.

Seleksi Timnas AKT Bangkok dan INKT 2016

JAKARTA –  Pada tanggal 23 dan 24 April kemarin, Indonesia Kendo Association (IKA) telah mengadakan seleksi anggota untuk Asean Kendo Tournament (AKT) ke 11 di Bangkok, Thailand pada hari sabtu tanggal 23 April 2016 dan Indonesia Kendo National Tournament (INKT) di tahun kedua setelah resmi menjadi anggota FIK, Federasi International Kendo. Pada acara besar ini, para peserta berasal dari dojo-dojo affiliasi anggota IKA seperti Jakarta Kendo Association (JKA), Bandung Kendo Association (BKA), Yogya Kendo Association (YKA), Persada Medan Kendo Club (PMKC), Surabaya Kendo Association (SKA), dan Malang Kendo Association (MKA). Hampir semua anggota dari masing-masing dojo mengirimkan wakilnya untuk mengikuti seleksi AKT pada hari sabtu. Seleksi diadakan di Jakarta Japanese School dengan di awasi oleh para sensei Jakarta dan Surabaya.  Sesi awal diisi dengan kihon keiko dan beberapa penjelasan dari Minami sensei  tentang sikap, gerakan saat akan melalukan sonkyo, dll. Sebuah hal mendasar yang sering dilalaikan para kenshin. Berlanjut kemudian pada pembelajaran Waza yang saat itu banyak di tekan kan pada seme. Dan pada akhirnya adalah shiai keiko dengan ippon shobu atau satu poin saja.

Seleksi Timnas credit photo by IKA Group

Keesokan harinya, pada tanggal 24 April, diadakan INKT 2016 yang sudah banyak ditunggu para peserta. Pada tahun ini sayang sekali jumlah peserta tidak terlalu banyak, tetapi tidak mengurangi kualitas para pesertanya. Karena jumlah yang tidak terlalu banyak pada tiap-tiap kelas, maka berubah juga system pertandingan pada tahun ini.

Jalan nya pertandingan.

Seperti kelas Woman dan Men Kyu yang pesertanya sedikit, menggunakan system group. Pada group putri, system juara di tentukan dengan banyak jumlah poin. Pada kelas ini dimenangkan oleh Neni Ariani pada tempat pertama, Elisa M. Hartono  pada tempat kedua yang sama-sama dari JKA, dan tempat ketiga milik wakil dari YKA, Fiddina Mediola.

Pada kelas  Men – Kyu, terbagai atas 4 group. Kemudian setiap juara group akan ke babak selanjutnya yang menggunakan system gugur. Di babak ini kenshin bandung mengirimkan 2 wakilnya, serta masing-masing 1 dari Malang dan Surabaya. Di kelas ini Verol dari bandung menjadi yang terkuat setelah mengalahkan Ardhan dari Surabaya dan menempatkan Kharis dari Malang di tempat ketiga.

Indonesia National Kendo Tournament 2016 credit photo by IKA Group

Berbeda dengan dua kelas sebelumnya, pada kelas Men Dan menggunakan system gugur. Diikuti sekitar 20 Kenshin dari semua affiliasi dojo IKA, pada laga semifinal sang anak muda, Yusuf Poenta dari Surabaya yang masih duduk di bangku SMP bermain encho cukup lama melawan Jesta dari JKA. Karena kalah pengalaman, Yusuf harus merelakan tempat final pada Jesta dengan satu ippon dari Men. Sementara di partai semifinal lain, Sang komandan, Marcel berhadapan dengan wakil dari MKA, Erman dan lagi-lagi ditentukan dengan encho. Dan Marcel memastikan All JKA Final setelah berhasil mencuri poin dari Erman. Pada perebutan juara 3, Erman sebagai seorang senior akhirna mampu juga menjungkal kan Yusuf untuk merebut juara 3 INKT 2016 kelas Dan dengan susah payah. Dan pada kelas ini, Sang komandan, Marcel tidak dapat terbendung setelah memastikan diri menjadi Champion di kelas individual ini.

Dan pada kelas yang tak kalah bergengsi, Kelas Team Match terjadi kejutan dari dojo Timur. MKA yang pada kesempatan kali ini hanya bisa mengirimkan 4 orang pria, harus meminjam satu orang wanita dari YKA yaitu Fiddina Mediola, akhirnya bisa menembus ke partai final. Team yang spesialis pada babak penyisihan ini akhirnya bisa tampil cukup progressive hingga sampai ke final, menantang team dengan kekuatan super JKA B yang sebelumnya mengalahkan team kuat juga, BKA A yang akhirnya mampu berada di peringkat ke 3 setelah mengalahkan JKA A. Jika dilihat dari materi pemain di team JKA B dan MKA / YKA ini seperti layaknya Senior melawan Junior. Pada pertandingan pertama, Teddy dari MKA harus menerima pil pahit setelah dikalahkan 2 ippon langsung oleh Noor Rofiq dari Jakarta. Ada asa pada posisi Jiho setelah Fiddina Mediola menang 2-0 dari wakil JKA B, Laura. Pada saat kedudukan imbang, pemain ketiga, Chukken yang diwakili Kharis dari MKA dan Kenzie dari JKA harus kembali membuat hati dag dig dug setelah akhirnya bermain imbang, Hikiwake. Pertandingan semakin seru saat memasuki posisi Fukusho dimana Sunaryo, ketua MKA berhadapan dengan sang Komandan, Marcel. Dan lagi-lagi Sunaryo tak mampu menghadapi Marcel dan harus menerima kekalahan 2-0. Posisi JKA B berada di atas angin, 2 – 4. Pada orang terakhir, Taisho, MKA ada sedikit asa untuk memaksakan daihyosen (pemilihan satu orang dari team untuk menentukan satu poin kemenangan) setelah pukulan men Erman masuk atas Yudhi dari JKA. Tapi hingga akhir pertandingan, Taisho dari MKA masih belum bisa menambah poin dan kemenangan untuk JKA B. Sebuah pencapaian yang cukup bagus untuk MKA/YKA mengingat bagaimana hasil pada beberapa tahun kemarin.

Pada akhir rangkaian acara ini, di berikan juga penghargaan Best fighting spirit pada para kenshin yang bertanding. Pemilihan penghargaan ini adalah dari pada shinpan (wasit) yang memimpin pertandingan yang berkesan. Dan rangkuman dari hasil Indonesia Kendo National Tournament 2016 kali ini adalah sebagai berikut :

Indonesia National Kendo Tournament 2016 result:
Men – Kyu
1. Adya Verol Lutfi  (BKA)
2. Prafimana Arda (SKA)
3. Kharis Nurseha Rusyasin (MKA)

Ladies
1. Neni Arini (JKA)
2. Elisa Mediana. Hartono (JKA)
3. Fiddina Mediola (YKA)

Men – Dan
1. Marcel Oesman (JKA)
2. Jesta Ghandama (JKA)
3. Erman Ardianto (MKA)

 

Team Match
1. JKA B
2. MKA/YKA
3. BKA A

Best Fighting Spirit
– Men Dan : Teddy Martono (MKA)
– Men Kyu : Kharis Nurseha Rusyasin (MKA)
– Woman : Elisa Mediana Hartono (JKA)

 

8th Kouryuuki 2016

1455525296187
Pada tanggal 14 februari kemarin adalah tahun ke 8 Kouryuuki diadakan. Kouryuuki adalah turnamen tahunan memperingati hari ulang tahuan Kendo Surabaya, dalam hal ini sebagai tuan rumah adalah Suroboyo Kenyuukai dan turnamen ini diadakan secara internal, melibat kan dojo Malang dan Surabaya. Tidak seperti tahun-tahun kemarin, kouryuuki tahun ini agak berbeda, begitu pula dengan hasilnya. Untuk tahun ini di pertandingan 3 kelas, kelas Man, Woman, dan Team saja, tidak ada pembedaan kelas berdasarkan grade.

Jalan pertandingan.

Tournament kali ini dimulai dengan divisi wanita terlebih dahulu. Pada turnamen kali ini diikuti oleh 7 peserta wanita dengan komposisi 5 dari dojo Surabaya, dan 2 dari dojo Malang. Deralita unggulan dari Surabaya membuka awal pertandingan dengan mengalahkan Paramitha dari Malang dengan 2 ippon. Kemudian dilanjutkan dengan pertandingan antara Yully dan Sandra yang sama-sama dari Surabaya, kemenangan di dapat oleh Sandra dengan mangalahkan Yully yang merupakan senior di Surabaya dengan 2 ippon langsung. Melihat track record Sandra yang sempat mengalahkan unggulan satu dojonya, Deralita, tak heran jika bisa mengalahkan Yully yang baru saja kembali ke dojo. Berlanjut ke pertandingan bibit muda Surabaya, Adeline dan Kireina. Kedua generasi muda surabaya yang masih juga berusia muda, harus saling bertarung untuk bisa melanjutkan langkah selanjutnya. Dan akhirnya setelah melewati tambahan waktu, encho, Adeline lah yang berhak melangkah ke babak selanjutnya yang kemudian harus berhadapan dengan Sandra. Di pool A, Deralita sudah di tunggu oleh Yossi dari Kendo Malang, yang juga merupakan pendatang baru di tournament ini. Meski kalah pengalaman dan kualitas kendo nya, pertandingan antara Deralita dan Yossi berlangsung cukup seru. Yossi dengan semangat pantang menyerah bisa mencuri 1 ippon men dari Deralita yang kemudian harus mengakui keunggulan Deralita dengan 2 ippon men, 1 – 2, Deralita lolos ke babak selanjutnya. Di pool B, Sandra berhasil melanjutkan langkah setelah menang agak susah payah melawan juniornya, Adeline yang kuat dalam defense dengan 1 ippon dari Men. Akhirnya final mempertemukan Deralita dan Sandra, mengulang pertemuan keduanya di East Java Kendo Tournament 2015 dimana Deralita harus mengakui keunggulan Sandra. Sementara itu di tempat ketiga terjadi perebutan antara 2 pendatang baru, Yossi dari Malang melawan Adeline dari Surabaya. Pada pertandingan ini terlihat kontras, Yossi banyak menyerang dan Adeline bertahan. Tapi akhirnya Yossi mampu mengambil 2 ippon men dari Adeline sehingga membuat dia mendapatkan tempat ketiga di tournament ini. Kembali ke pertandingan final antara Deralita dan Sandra yang sama-sama dari Surabaya, mengusung misi balas dendam, Deralita akhirnya bisa menang 2 ippon dari Sandra meski juga tidak di dapat dengan mudah.

Berlanjut ke kelas pria yang diikuti 19 orang kenshin dengan komposisi 8 orang dari Malang dan 11 orang dari Surabaya. Pembuatan bagan untuk pertandingan ini sempat memakan waktu agak lama karena harus menentukan dimana ditempatkan kenshin yang memiliki jam terbang tinggi dengan yang masih baru supaya adill. Pada akhirnya ada 4 orang yang masuk ke semifinal yaitu Erman dan Indra yang merupakan 2 orang senior di jatim yang sudah cukup malang melintang namanya di dunia kendo Nasional. Di pool B ada Kharis dan Ilham yang merupakan bibit muda dari Malang, memberikan kejutan dengan mengalahkan beberapa unggulan di pool tersebut. Erman memulai determinasinya dengan mengalah kan Andri, debutan dari Malang dengan 2 ippon men. Kemudian mengalahkan Fadly, unggulan Kendo ITS yang sebelumnya mengalahkan Sunaryo dari Malang, dengan 1 ippon men dan 1 ippon kote. Berbeda dengan lawan nya, Indra bisa mencapai semifinal setelah mengalahkan Ivan yang juga merupakan unggulan dari Kendo ITS dengan 2 ippon men, dan selanjutkan mengalahkan Iman, sesama senior dengan encho 1 ippon men. Sementara itu langkah 2 kenshin di pool B yaitu Ilham yang mengawalinya dari mengalahkan Dharma dari Surabaya dengan 2 ippon kote dan harus kembali berhadapan dengan Budi yang merupakan adik dari Dharma. Ini seperti Ilham mengalahkan satu keluarga saja, hehehe… tapi lagi-lagi Ilham menang dengan 1 ippon kote dan 1 ippon men. Dan torehan manis di dapatkan Ilham setelah selanjutnya bisa mengalahkan unggulan dalam divisi ini, Yusuf, dengan 1 ippon men di babak tambahan waktu atau encho. Dan semifinalis kedua, Kharis, mengawali nya dengan mengalahkan Alo dari Surabaya dengan 2 ippon men. Kemudian berhadapan dengan senior berpengalaman Mohewa dengan 1 ippon men dan 1 hiki waza Do, sebuah kejutan dari Kharis. Modal ini dibawa pada babak selanjutnya setelah berhasil mengambil 2 poin dari kesalahan gyaku do Teddy dari Malang yang juga merupakan seniornya di dojo. Ini merupakan kejutan kedua di pool B yang bisa di bilang pool neraka di turnament kali ini. Pada babak semifinal ini, Erman dan Indra yang merupakan wakil dari senior harus saling bertarung untuk bisa melangkah ke final. Pertandingan kedua kenshi senior ini berlangsung seru dengan diawali poin men dari Indra. Merasa kecolongan diawal pertandingan, Erman membalas dengan poin kote dan diakhiri dengan poin men yang membawanya menuju ke final. Sementara di pool B, dua orang kenshi asal satu dojo kembali harus bertarung untuk bisa mencapai final. Karena berasal dari dojo yang sama dan sering berlatih bersama, membuat mereka bisa saling mengerti kelemahan satu sama lain dan dalam hal ini Kharis lebih unggul setelah harus mengubur impian Ilham ke final dengan 1 poin men dan 1 poin kote. Jadilah perebutan juara ketiga oleh Indra melawan Ilham, lagi-lagi pertandingan antara senior vs junior. Dan lagi-lagi sang junior membuat kelompok senior menjadi malu, setelah Indra yang sempat memperkecil kans Ilham untuk bisa mendapatkan gelar ketiga harus sirna setelah Ilham mendapatkan poin men. Pertandingan final divisi pria juga tak kalah seru karena mempertemukan kembali senior junior satu dojo, meski sekarang Erman mewakili Surabaya. Kharis dengan meyakinkan mendapatkan poin men, pada awal pertandingan dengan cepat. Erman seperti merasa terpacu untuk mendapatkan juga poin dan hasilnya pengalaman berkata. Erman menang setelah poin men dan do nya menghempaskan kans kemenangan di awal yang dimiliki oleh Kharis.

Pertandingan dilanjutkan dengan nomor terakhir dan paling bergengsi yaitu team match. Pada nomor ini ada 3 team yang ikut serta, yaitu 1 team dari Malang dan 2 team dari Surabaya. Peraturan di pertandingan ini adalah tidak ada anggota senior yang boleh masuk di team, semuanya menjadi shinpan, jadi hanya mereka yang junior bermain di nomor ini. Selain itu sistem pertandingan menggunakan sistem liga, jadi siapa yang mendapatkan poin terbanyak itulah yang menjadi pemenang. Dan akhirnya Malang bisa memenangkan nomor ini dengan mengumpulkan 11 poin, disusul SKA B dan tempat ketiga SKA A.
Tournament hari itu ditutup dengan godou keiko, penyerahan hadiah, dan hadiah dari Suroboyo Kenyuukai kepada Sudo Sensei yang sudah berusia 60 tahun. Berdasarkan penjelasan sensei, Sudo sensei sudah 30 tahun di Jepang dan 30 tahun di Indonesia. Dan rencana kedepan akan mengambil Dan 7 di tahun 2019, semoga di mudah kan. Amien.

Okay demikian penjabaran pertandingan di kouryuuki 8 tahun 2016 yang penuh kejutan, dan berikut hasil nya :

Woman division :
Champion : Deralita Heidi Nurhadi
2nd Place : Sandra Elsafitri
3rd Place : Yossi V. Gheasanta

Man division :
Champion : Erman Ardie
2nd Place : Kharis Nurseha R.
3rd Place : Ilham Harris A.

Team Match :
Champion : Malang Kendo Association
2nd Place : Surabaya Kenyuukai B
3rd Place : Surabaya Kenyuukai A
1455525228818

1455525242575

1455525251322

1455525275611