Tentang Kendo

Kendo, yang berarti “Jalan Pedang”, didasarkan pada keahlian pedang  tradisional Jepang  & saat ini merupakan seni bela diri Jepang modern. Kendo adalah produk unik budaya Jepang dan merupakan keturunan Kenjutsu, seni pedang Jepang klasik.

Kendo adalah aktivitas yang menantang fisik dan mental yang menggabungkan nilai-nilai seni bela diri yang kuat dengan elemen fisik seperti olahraga.

Kendo adalah aktivitas seumur hidup. Usia dan jenis kelamin tidak masalah. Tujuan ketika Anda berlatih kendo tidak hanya untuk meningkatkan teknik Anda tetapi juga pikiran dan kebugaran fisik Anda. Kendo dilakukan dengan mengenakan pakaian dan pelindung tradisional Jepang (bogu), menggunakan satu atau dua pedang bambu (shinai).

Seorang praktisi kendo disebut kendoka, “orang yang berlatih kendo”, tetapi terkadang  juga disebut kenshi yang berarti “pendekar pedang”. Kendo berbeda dari anggar Eropa dengan cara memegang dan mengayunkan pedangnya. Kendo dalam berlatih adalah saling memukul dengan menggunakan ujung shinai sebagai penanda masuk tidaknya pukulan. 

Kendo dipraktekkan di seluruh dunia dan ada lebih dari 6 juta orang berlatih. Pada tahun 1970, Federasi Kendo Internasional (FIK) dibentuk dan saat ini sekitar 60 federasi nasional atau regional adalah anggotanya. Kejuaraan Dunia Kendo diadakan setiap tiga tahun sejak 1970.